Showing posts with label IPTEK NEWS. Show all posts
Showing posts with label IPTEK NEWS. Show all posts

Sunday, December 25, 2011

Aeryon Scout, Robot Mata-mata Penghancur Khadafi


Sebuah perusahaan pertahanan asal Kanada, Aeryon Labs, secara diam-diam telah mengirimkan satu senjata canggih ke pemberontak Libya yang berniat menggulingkan Khadafi. Senjata berupa robot mata-mata yang mampu terbang dengan ketinggia setara helicopter dan dikontrol dengan joy stik dari jarak jauh. Senjata bertehnologi tinggi yang dinamakan Aeryon Scout ini dihargai USD120 ribu.Berbentuk seperti helicopter mini dengan empat baling-baling dan mampu terbang dengan kontrol jarak jauh. Tidak hanya itu, Aeryon Scout memiliki berat hanya 1,5 Kg dan dapat dilipat untuk dimasukan ke tas jinjing.

Friday, May 20, 2011

Ponsel Kertas Masa Depan

Ottawa, batamtoday - Guna memenuhi kebutuhan mobilitas masyarakat, ukuran ponsel saat ini semakin kecil dan praktis. Bahkan, kolaborasi antara ilmuwan Amerika Serikat dan Kanada baru-baru ini berhasil mengembangkan sebuah ponsel pintar yang terbuat dari kertas elektronik.

Software Palsu Ancam Pengguna Apple

London, batamtoday - Pengguna micro komputer Apple baru-baru ini mengeluhkan beredarnya program keamanan palsu yang bernama Macdefender. Sebagian besar pengguna Apple mengira program keamanan palsu ini adalah antivirus resmi yang disediakan Apple, namun ketika terinstall program hanya berisi sejumlah fitur porno yang sulit dihapus.

Google Terapkan Pengaturan Privacy

London, batamtoday - Menyusul akan diterapkanya Undang-undang yang melindungi privasi di Inggris, kini Google akan melakukan perbaikan sistem berupa pengaturan privasi yang bisa diterapkan untuk melindungi pengguna mesin pencari terkemuka di Dunia itu.

Friday, April 22, 2011

Singapura Berhasil Luncurkan Satelit Buatan Sendiri

Singapura, batamtoday - Sejumlah media Singapura memberitakan keberhasilan negaranya membangun dan meluncurkan satelit sendiri. Keberhasilan ini mengantarkan negara Pulau itu menjadi satu-satunya negara di Asia Tenggara yang berhasil membuat satelit sendiri.

Menurut harian Lianhezaobao, dikutip batamtoday, Sabtu 23 April 2011, satelit ukuran mini itu dirancang oleh Universitas Teknologi Nanyang bekerja sama dengan Institut Ilmu dan Teknologi Pertahanan Singapura. Satelit berbobot 10,5 kg itu akan beredar selama 3 tahun di orbit sekitar 800 km di atas bumi, tugas utamanya adalah mengambil gambar lingkungan geografi dan maritim bumi serta memantau erosi tanah dan perubahan lingkungan.

Berita Batam